
Diklat RS Slamet Riyadi, 5 Mei 2025 –Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi gawat darurat, pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) digelar selama enam hari berturut-turut secara Daring dan Luring, mulai tanggal 5 Mei hingga 10 Mei 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 33 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Internal (RS Slamet Riyadi), Eksternal Univ Sahid Surakarta dll. Pelatihan difasilitasi oleh Diklat RS Slamet Riyadi, bekerja sama dengan Lembaga Berakreditasi dari PT Smart Emergency Service.
BTCLS merupakan pelatihan penting yang membekali peserta dengan kemampuan menangani pasien trauma dan henti jantung secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Materi yang diberikan mencakup teori dasar penanganan kegawatdaruratan, simulasi tindakan resusitasi jantung paru (RJP), hingga praktik penanganan trauma dan evakuasi pasien secara langsung.
Ketua panitia pelatihan, Dr dr. Teky Widyarini.Sp.PD., FINASIM, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis di lapangan. "Melalui pelatihan BTCLS ini, kami berharap para tenaga kesehatan dapat lebih siap dan sigap menghadapi situasi darurat, terutama di fasilitas kesehatan primer dan saat penanganan bencana," ujarnya.
Salah satu peserta,Kapten CKM Nur Alim, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Kami jadi lebih percaya diri dalam menghadapi kasus-kasus emergency, apalagi pelatihannya sangat aplikatif dan instruktur banyak membagikan pengalaman nyata di lapangan,” katanya.
Pelatihan diakhiri dengan ujian kompetensi dan simulasi akhir yang menilai keterampilan peserta dalam menerapkan protokol BTCLS secara menyeluruh. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, akan diberikan sertifikat resmi yang berlaku selama Lima tahun.
Maju terus RS Slamet Riyadi Surakarta